Paradigma Pendidikan Islam Era Society 5.0: Integrasi Humanisme, dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul
Keywords:
Pendidikan Islam; Society 5.0; Humanisme; Paradigma Pendidikan; Sumber Daya Manusia UnggulAbstract
Era Society 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi, sehingga pendidikan dituntut tidak hanya adaptif terhadap kemajuan digital, tetapi juga mampu mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam merespons tantangan tersebut melalui pengembangan paradigma yang mengintegrasikan humanisme dan nilai-nilai keislaman dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji paradigma pendidikan Islam di era Society 5.0 dengan menekankan integrasi humanisme sebagai pendekatan dalam pengembangan SDM yang berdaya saing dan berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, meliputi literatur tentang pendidikan Islam, humanisme, dan konsep Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan Islam humanis menempatkan peserta didik sebagai subjek pendidikan yang memiliki potensi fitrah yang harus dikembangkan secara holistik, mencakup aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Integrasi humanisme dalam pendidikan Islam mendorong pemanfaatan teknologi secara etis dan bertanggung jawab, serta memperkuat pembentukan karakter dan literasi digital Islami. Dengan demikian, pendidikan Islam di era Society 5.0 berkontribusi signifikan dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan global, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman
Downloads
References
Al-Attas, S. M. N. (1999). The concept of education in Islam. Kuala Lumpur, Malaysia: ISTAC.
Aoun, J. E. (2017). Robot-proof: Higher education in the age of artificial intelligence. Cambridge, MA: MIT Press.
Azra, A. (2017). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta, Indonesia: Kencana.
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press.
Cabinet Office Government of Japan. (2019). Society 5.0: A people-centric super smart society. Tokyo, Japan: Cabinet Office.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Freire, P. (2005). Pedagogy of the oppressed. Continuum.
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 27(5), 47–50.
Hidayat, R., & Suyatno. (2019). Pendidikan humanis dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(2), 85–94.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Mansur, M. (2018). Pendidikan abad 21 dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Jakarta, Indonesia: Pustaka Islam.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Remaja Rosdakarya
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta, Indonesia: Kencana.
Noddings, N. (2013). Caring: A relational approach to ethics and moral education (2nd ed.). University of California Press.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.
Safitri, R., & Prasetyo, Z. K. (2020). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 135–148.
Sardar, Z. (2011). Reading the Qur’an: The contemporary relevance of the sacred text of Islam. Oxford, UK: Oxford University Press.
Schwab, K. (2017). The fourth industrial revolution. New York, NY: Crown Business.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (2015). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani Indonesia. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.
UNESCO. (2020). Education in a post-COVID world: Nine ideas for public action. Paris, France: UNESCO.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan (ed. revisi). Yayasan Obor Indonesia.
Zohar, D., & Marshall, I. (2004). Spiritual capital: Wealth we can live by. Bloomsbury.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







